Sabtu, 09 Maret 2013

Kemajuan dan penindasan struktural


Tidak bisa dipungkiri lagi perkembangan zaman yang begitu pesat dan perubahan-perubahan dinamika paradigma pemikiran manusia telah semakin modern dan maju hingga segala aktivitas manusia siap dimanjakan oleh beberapa alat bantu tertentu yang meiliki kelebihan dan ketelitian lebih pintar dan canggih dari para subjek penciptanya sendiri,terkhusus di bidang tekhnologi.

Ketika ingin berkomunikasi,ada handphone sehingga tidak perlu membuang banyak waktu dan tenaga untuk bertemu kepada objek yang dituju,ditambah dengan adanya perkembangan internet yang tersebar diseluruh dunia dengan begitu dimanapun dan siapapun bisa mengetahui dan mengelilingi dunia hanya dengan duduk santai didepan layar sungguh menakjubkan.

Tidak sampai disitu bahkan ilmu pengetahuan bagi seorang penuntut ilmu tak lagi perlu susah untuk mengenal keadaan dan situasi kampus,berinteraksi dengan dosen,teman dan beberapa kegiatan lainnya sebagaimana biasanya seorang mahasiswa secara formal, karena beberapa universitas berkembang telah memberlakukan sistem kuliah Online.

Perkembangan zaman tersebut tidak sejalan bagi mereka yang secara materi dibawah rata-rata dan membuat mereka tertinggal, tertinggal dan ditinggalkan zaman, realita telah banyak membuktikan dimulai dari meningkatnya statistik PHK,Pengangguran dan Kriminalitas. dimana disetiap sisi kehidupan dipenuhi dengan mesin-mesin dengan berbagai fungsinya dengan harga yang beragam dan menyullitkan mereka dalam pemenuhan kebutuhan sekunder yang telah menjadi primer bagi orang-orang modern.

Akhirnya jalanan, kolong jembatan menjadi persinggahan favorit yang menjadi suasana sehari-hari, penyakit yang tumbuh dan pesat perkembangannya ditempat-tempat itupun tidak ketinggalan dalam berpartisipasi untuk "penindasan" mereka,disaat inilah dimana rumah sakit bukan solusi untuk menyembuhkan penyakit,bukan institusi yang baik bagi mereka dalam prosedur kesembuhan,namun bertahan menahan rasa sakit, lapar yang mengiris asam lambunglah yang terbaik dan kini kematian merupakan suatu yang diidamkan untuk menghilangkan penderitaan.

Ketika penguasa telah menghiraukan hati nurani sebagai manusia, korupsi menjadi suatu yang lumrah, diskriminasi menjadi hal biasa, dan hukum kebenaran bagi mereka yang mempunyai harta, semakin menunjukkan akan kejamnya dunia.

Kemajuan tekhnologi juga mengakibatkan masyarakat tidak memperdulikan akan sebuah sosialisasi dan komunikasi terhadap lingkungan sekitar bahkan tetangga tidak saling mengenal, orang kaya menutup diri dan berdiam di dalam rumah karena segala kebutuhan telah terpenuhi.

Materi telah mengklasifikasikan manusia dengan sendirinya, membentuk karakter, dan menciptakan perselisihan dimana tak mengenal lawan maupun kawan, kerabat maupun saudara.

Dari tulisan ini penulis mencoba untuk objektif terhadap fakta sosial yang terjadi akan perkembangan zaman, dimana kebanyakan orang lupa dan terus terpicu untuk terus mencari dan menggali demi kemajuan tekhnologi yang juga memiliki dampak dan akibat bagi orang-orang tertentu, dan berharap suatu nanti ada yang mengerti dan memberi solusi akan patologi yang terjadi baik dari sistem ataupun karakter masyarakat sendiri.


yogyakarta
09-maret-2013

Artikel Terkait

This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon