Minggu, 01 November 2015

Mulai dari lingkaran remeh temeh

Jika anda mengira kami sedang diskusi anda keliru, kami sadar akan fungsi kamera dan tahu betul tugas yang harus dilakukan agar kamera benar-benar berfungsi dengan baik.
Kesadaran akan perlunya kualitas dan kapasitas keilmuan sebagai civitas akademik serta tanggung jawab ilmu pengetahuan itulah yang melandasi lingkaran ini dibuat. Ada banyak hal yang bisa dibagikan tidak hanya pada wilayah formal di dalam kelas akan tetapi segala bentuk pengetahuan, minimal diskusi ini membuat satu sama lain bertatap muka membangun sebuah hubungan emosional dan rasa peduli satu sama lain, belajar berpendapat, mendengarkan, merespon, mengoreksi atau bahkan mengkritik semuanya baik sebagai proses latihan dan pengembangan diri.

Diskusi ini menjadi agenda rutin setiap malam sabtu, bertempat di daerah sekitar parkiran kampus, beralaskan seadanya dengan konsumsi seadanya, dan dengan pembahasan serta pemateri yang biasa - biasa semua dalam tahap belajar, makanya saya lebih senang menyebutnya sebagai lingkaran remeh temeh, sederhana tapi tidak kosong tetap ada hal yang bisa dibawa pulang yang kemudian direfleksikan kembali.

Lingkaran ini bisa menjadi titik awal tentang apa yang dibayangkan di masa depan dari setiap individu, kita hanya perlu menunggu waktu apa atau siapa yang dihasilkan dari lingkaran remeh temeh ini ? 

Yogyakarta 1 november 2015


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon