Rabu, 30 Desember 2015

Profil Singkat Mengenai Studi Agama dan Resolusi Konflik

Walau sudah diklarifikasi pihak kampus terkait 14 mahasiswa
http://uin-suka.ac.id/id/berita/detail/1134/uin-sunan-kalijaga-klarifikasi-terhadap-pemberitaan-14-mahasiswa-mengikuti-perayaan-natal
Saya tertarik untuk menganalisa hebohnya pemberitaan 14 mahasiswa yang "menghadiri" misa natal di Gereja Margoyudan

Selain faktor sensational yang dihadirkan media saya juga mengasumsikan tidak banyaknya masyarakat yang mengetahui tentang Studi Agama dan Resolusi Konflik (SARK), oleh karena itu dalam kesempatan ini saya mencoba sedikit menjelaskan mengenai Studi Agama dan Resolusi Konflik

Studi Agama dan Resolusi konflik merupakan kajian tentang agama-agama di dunia dalam kerangka keilmuan dan objek kajiannya sangat luas bisa sejarah kemunculan agama, umat beragamanya, kitab suci, tempat ibadah, doktrin, etika sampai tokoh agama dll. kemudian dari hasil kajian tersebut diharapkan dapat memahami baik perbedaan maupun persamaan dalam setiap agama. Sehingga nantinya jika terdapat konflik tentang agama para pegiat studi agama dapat menemukan pokok permasalahan berdasarkan perspektif yang lebih konkret dan mendalam juga bisa memberikan sebuah Resolusi yang baik bagi kedua belah pihak yang berkonflik.

Mengingat masyarakat agama adalah masyarakat yang kompleks dan bukanlah masyarakat yang bisa didefenisikan dengan teori atau kajian yang habis dalam ruangan kelas, maka observasi lapangan menjadi sangat penting untuk melihat situasi dan realita di lapangan. Oleh karena itu kegiatan mengunjungi tempat-tempat ibadah di hari besar umat beragama menjadi agenda rutin bagi para pembelajar studi agama. Para pembelajar Studi Agama dibekali prasyarat sebagai seorang peneliti dalam pencarian data berupa metodologi, teori, hipotesa, etika dll.

Pentingya dialog antar umat beragama menjadi landasan utama bagi pembelajar Studi Agama karena kesadaran penuh bahwa manusia diciptakan berbeda. bahwa kita berbeda, perbedaan itu bukan berarti membuat kita untuk terpisah dan berprasangka terhadap yang berbeda akan tetapi membuat kita untuk mengenal, belajar dan hidup berdampingan dalam perbedaan. Mohon setiap pihak membagikan penjelasan ini biar banyak yang tahu tentang Studi Agama dan Resolusi Konflik (SARK).

Berikut foto-foto observasi :

Diskusi terbuka bersama Buddha Jodhi Tamo di Candi Mendut pada peringatan Waisak 2012

Diskusi terbuka bersama Buddha Jodhi Tamo di Candi Mendut pada peringatan Waisak 2013


Para Pandita bersiap memulai Ritual Pada Nyepi 2013 di Candi Prambanan

Para Pegiat Studi Agama sekaligus Agent Perdamaian berkumpul setelah melakukan Observasi pada nyepi 2012

Artikel Terkait

2 komentar


EmoticonEmoticon